Pemkab Muratara Ikuti Capacity Building IETPD BI, Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Muratara, Gerbangsumsel.com,- Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengikuti kegiatan Capacity Building dan pendampingan validasi data pengisian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI), Selasa (20/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak 2024 hingga awal 2026 ini bertujuan memastikan keakuratan data IETPD agar sesuai dengan kondisi di lapangan, sekaligus memperkuat implementasi digitalisasi transaksi keuangan pemerintah daerah.

Bupati Muratara yang diwakili Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Muratara, Amirull SE. M.AP, menjelaskan bahwa penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) memberikan manfaat besar dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.

“Digitalisasi transaksi pendapatan dan belanja daerah mendorong ekonomi digital, mempercepat pembangunan, membantu pengendalian inflasi, serta mempermudah masyarakat dalam pembayaran layanan publik,” ujarnya.

Selain itu, ETPD juga menyediakan data analisis yang menjadi dasar pengambilan keputusan strategis pemerintah daerah.

“Melalui kegiatan ini, pemahaman Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) terhadap indikator penilaian ETPD diharapkan semakin meningkat, termasuk dalam pembahasan hasil survei Semester I dan II serta penyusunan roadmap digitalisasi untuk tahun berikutnya.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah juga didorong untuk mengoptimalkan penggunaan QRIS, mobile banking, dan e-commerce, baik pada sisi penerimaan daerah seperti pajak dan retribusi, maupun pada belanja pemerintah daerah.

“IETPD merupakan instrumen pengukuran tingkat implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah. Keakuratan pengisian data menjadi sangat penting karena berpengaruh terhadap penilaian TP2DD Championship di tingkat regional maupun nasional.

Secara keseluruhan, kegiatan ini bertujuan mendorong Muratara menjadi daerah berbasis digital serta meningkatkan kemandirian fiskal dan tata kelola keuangan yang transparan danakuntabel, ”Pungkas Amirull SE. M.AP. (AR)

_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *